Thursday, 7 May 2015

Kombinasi Baju
Saya seringkali bepergian keluar kota atau sesekali ke luar negeri dengan mengutamakan prinsip ergonomis. Seringnya saya bepergian karena tugas, bukan untuk bersenang-senang sebagai tujuan utama maka saya tidak suka membawa terlalu banyak barang. Yess, i always packing light!

Hal yang utama dari bepergian dengan ringkas adalah menyesuaikan kebutuhan utama dan kapasitas bawaan Anda atau bisa disebut toleransi barang. Untuk hal-hal tertentu yang bisa disubtitusi di luar sana dengan tetap mempertahankan prinsip ekonomis, maka tinggalkan. Sedangkan hal yang tidak tergantikan seperti kaos kaki kesayangan misalnya, bawalah. Ukuran yang saya pegang saat bepergian adalah: packing berat namun murah, atau ringkas namun sedikit butuh biaya di kemudian hari. Memilih bepergian ringkas dengan murah hanya bisa terjadi jika Anda memutuskan untuk memasuki siklus hidup di tempat tujuan dalam waktu cukup. Sejatinya tidak ada patokan khusus soal packing ransel, koper, tas atau carrier yang benar-benar harus dipatuhi. Tapi saya akan mencoba berbagi.

Orientasi Pesawat

Pilihan moda transportasi saat ini memungkinkan orang bepergian dengan lebih cepat dan nyaman namun tetap murah. Penerbangan low cost carrier misalnya, memberikan keuntungan bagi penumpang yang hanya membutuhkan untuk sampai di tujuan tanpa selimut atau puding di tengah perjalanan. Untuk itu saya mengorientasikan cara packing ransel atau tas saya dengan kemudahan saat melakukan perjalanan ke airport, check in, menuju ruang boarding dan masuk ke dalam kabin pesawat. Dan pastinya: ruang bagasi di pesawat.

Saya cenderung bepergian dengan satu tas saja, namun biasanya saya membawa tas kedua dengan ukuran lebih kecil untuk membawa barang berharga dan gadget. Saya tidak terlalu ingat ukuran tas-tas saya, tapi mungkin dari sekian tas yang ada kapasitasnya tidak lebih dari 40 liter. Yang jelas masih cukup di dalam kabin pesawat.

Dengan bepergian ringkas mobilitas saat berada di bandara menjadi lebih baik pada saat dibutuhkan seperti perpindahan terminal, ke toilet sembari menunggu perubahan skejual, pindah ruang boarding dan saat transit pesawat. Dengan packing light kita bisa langsung bergerak seketika mendarat di airport tujuan, tidak perlu menunggu conveyor bagasi. Mengurangi resiko kehilangan atau kerusakan barang. Juga tampilan yang tetap modis dan tidak tampak seperti turis kebanyakan dengan bawaan carrier hiking.

Jadi tips packing light yang pertama tanamkan dalam benak Anda untuk berorientasi pada bepergian dengan pesawat: satu tas utama cukup. Dalam satu tas tersebut Anda bisa melakukan packing barang kebutuhan sejak bangun pagi hingga kembali tidur. Saya sebagai contoh, mengurutkan packing barang dengan prioritas tingkat keterpakaian dan kemungkinan terpakai barang-barang yang ada. Tingkat yang lebih rendah berada di bawah atau di dalam, sedangkan tingkat tertinggi berada di depan atau di atas dengan akses yang paling mudah dijangkau.


Dan ketika misalnya Anda tidak cukup beruntung mendapatkan tiket pesawat dan harus bepergian dengan kereta, bus, ferry atau yang lainnya, percayalah orientasi pesawat tadi membuat Anda bepergian dengan lebih mudah.

0 comments:

Post a Comment

Blog Stats