Wednesday, 1 July 2015


Penyalahgunaan Narkotika & Obat Terlarang
Saat itu tahun 2012 adik saya yang masih menyelesaikan studinya di UI dalam bidang farmasi sedang mudik ke rumah orang tua. Kebetulan saya juga sedang mendapat cuti setelah beberapa hari sebelumnya mengikuti sebuah workshop tentang drugs dan prekursor di hotel Oriental Mandarin, Jakarta. Kami bertemu di kampung, seperti biasa ba'da isya kami suka bercengkerama di ruang keluarga, ndopok. Untuk kali itu, setelah sekian lama, obrolan kami agak nyambung karena bersinggungan dengan obat-obatan. Hingga sampailah diskusi pada kelakar adik saya yang bikin gatal telinga:

"Aku bisa kok bikin shabu, gampang!"

"What!!? Wait a second. Shabu masakan Jepang?"

"Bukan, shabu-shabu. Meth!"

"Methamphetamine?"

"Yess, mudah itu"

Jika saya ingat gayanya bicara saat itu, sedikit jumawa ya. Tapi jika adik saya ingat kejadian itu, saya yakin ia akan lebih giat berjuang bersama rekan-rekannya di BPOM untuk melindungi masyarakat dari gempuran obat-obatan berbahaya.


Meth, Kristal Pembunuh
Methamphetamine atau Meth atau dikenal sebagai sabu-sabu (shabu-shabu) sebenarnya adalah obat psikostimulansia dan simpatomimetik. Dipasarkan untuk kasus parah gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian atau narkolepsi dengan nama dagang Desoxyn, namun lebih seringb eredar secara ilegal di masyarakat dan disalahgunakan sebagai narkotika. "Crystal meth" adalah bentuk kristal yang dapat dihisap lewat pipa.

Dewasa ini penyalahgunaan shabu telah meningkat secara drastis, salah satu sebabnya adalah permintaan dari pengguna cocaine yang banyak beralih ke Meth karena harganya yang lebih murah (karena 100% sintetik dan bisa diproduksi oleh orang rumahan sekalipun), efek "on" yang jauh lebih lama (sekitar 9-15 jam dibanding cocaine yang hanya sekitar 15-20 menit) dan jauh lebih mudah didapatnya di pasar gelap ketimbang cocaine.

Padahal Meth memiliki daya hancur yang luar biasa!

Efek langsung dari konsumsi shabu antara lain :
  1. Hilangnya rasa sakit penyakit dan keinginan untuk tidur
  2. Energi yang meningkat secara drastis
  3. Meningkatnya rasa percaya diri serta konsentrasi
  4. Euphoria/senang
  5. Hilangnya rasa lapar (walaupun tidak semua orang merasakan demikian)
  6. Menjadi lebih sensitif terhadap suara, cahaya, dan sentuhan.
  7. Lebih aktif untuk berkomunikasi
  8. Perasaan bulu kuduk/belakang leher yang merinding
  9. Paranoid dan serangan panik
  10. CANDU!

Shabu menyebabkan kecanduan baik secara fisik maupun secara psikologis. Ciri kecanduan shabu setelah efek dari shabu tersebut drop antara lain :
  1. Rasa menagih yang dalam untuk memakainya kembali
  2. Depresi berat dan hilangnya rasa percara diri
  3. Perasaan khawatir yang sering datang tiba-tiba
  4. Sering mengalami mimpi buruk bahkan insomnia walaupun sangat mengantuk
  5. Gigi yang selalu gemetaran dan bergesekan terus menerus
  6. Badan yang rasanya sakit-sakitan (sebenarnya ini diakibatkan oleh faktor kekurangan tidur atau peradangan tenggorokan atau hidung jika digunakan dengan cara dihisap asapnya atau disedot langsung menggunakan hidung)
 Pemakaian jangka panjang dari shabu mengakibatkan :
  1. Kerusakan pada fungsi hormon dopamine, serotonin, dan noradrenaline sehingga juga ikut mengacaukan fungsi keseimbangan hormon lainnya di otak (hypothalamus)
  2. Kerusakan paru2 (terutama bagi yang menghisap asap atau langsung), ginjal, dan liver
  3. Penurunan daya tahan tubuh terhadap penyakit
  4. Kerusakan di seluruh sistem saraf otot dan kulit yang menyebabkan gemetaran pada otot terutama di bagian gigi, tangan dan kaki serta munculnya banyak kedutan2 di seluruh tubuh
  5. Perasaan terdapatnya banyak "kutu-kutu" yang merayap di kulit sehingga sering membuat si pecandu menggaruk kulitnya terus menerus sampai terluka dimana2
  6. Menjadi lebih beresiko terserang stroke dan penyakit jantung
  7. Meth mouth yaitu kerusakan berat pada gigi yang menyebabkan kehancuran dan pembusukan gigi oleh karena kondisi mulut yang terus menerus kering dan terjadinya gesekan-gesekan secara terus menerus pada gigi

Shabu merupakan jenis narkoba pembunuh no-2 di Indonesia dibawah putaw, tanpa membunuhpun zat ini akan meninggalkan cacat selama puluhan tahun kepada mantan2 pencandu beratnya yang sudah berhenti memakainya.
Efek konsumsi meth

Mudah Dibuat
Asal tahu saja methamphetamine pertama dibuat dari ephedrine di Jepang pada 1893 oleh Nagai Nagayoshi. Mungkin itu sebabnya nama beken Meth di Indonesia adalah shabu-shabu, mirip-mirip kuliner asal Jepang. Beberapa literatur mengatakan pembuatan pertama Meth dilakukan di Jerman pada masa perang duni II. Nah, boleh jadi nama bekennya bukan lagi shabu-shabu tapi Niedersachsen  atau Schleswig-Holstein, susah menyebutkannya hehe.

Baik kembali ke kelakar adik saya soal Meth, terlepas dari kelakarnya memang benar atau hanya bualan seorang farmakolog muda, tapi sejauh pengetahuan saya memang benar bahwa pembuatannya relatif mudah. Sangat mudah bahkan, dengan hamparan informasi tutorial di internet (untungnya youtube, google, rajin melakuakn filterisasi). Itulah mengapa para bandar narkoba dapat memproduksinya hanya dari dapur sebuah apartemen kecil. Dalam banyak literatur yang saya peroleh, dikenal apa yang disebut dengan dapur-dapur klandestin, atau dapur rahasia. Dimana para penjahat itu memasak bahan-bahan kimia sedemikian rupa menjadi Meth.

Hanya sebagai gambaran saja, bahan yang digunakan untuk membuat Meth adalah efedrin (atau pseudoefedrin) yang banyak terkandung dalam obat flu atau obat batuk. bahan berikutnya adalah yodium, eter, natrium hidroksida, fosfor merah, dan asam klorida. Alat yang akan dibutuhkan adalah stoples plastik dengan tutup, filter kopi, pipet, corong, dan pot kopi. Sangat mudah dicari bukan? Bahkan seorang yang kepepet bisa saja membuat Meth dengan modal tidak sampai seharga large pan pizza. Semoga ilmu-ilmu semacam itu tidak banyak diketahui oleh orang yang tidak bertanggungjawab.


Perlu Anda camkan, bahwa di luar negeri dan di Indonesia percobaan pembuatan Meth adalah ilegal. Dan dapat dikenakan sanksi serius. Jadi informasi di atas hanyalah sebagai gambaran bahwa memang ancaman peredaran ilegal Meth sangatlah besar, dikarenakan mudahnya teknik pembuatan Meth. Saya tidak akan menuturkan bagaimana pembuatannya, itu ilegal!

Prekursor, Bahan Baku
Penyalahgunaan dan peredaran ilegal Narkotika, Psikotropika saat ini telah mencapai situasi yang mengerikan. Indonesia sendiri sudah dalam status GAWAT NARKOBA! Ditambah dengan pengaruh arus globalisasi dibidang informasi, transportasi dan modernisasi yang melunturkan barrier-barrier antar negara, peredaran narkotika dan psikotorpika semakin merajalela.
Meth dari Efedrin

Berbagai upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran Narkotika dan Psikotropika telah dilakukan antara lain dengan pengawasan yang ketat sejak pengadaan bahan baku sampai dengan penggunaannya. Namun demikian peredaran gelap tetap saja terjadi. Saat ini situasi sudah merambah kepada peredaran prekursor, bahan yang digunakan untuk membuat Narkotika dan Psikotropika.

Apa itu Prekursor? Prekursor adalah zat atau bahan pemula atau bahan kimia tertentu yang dapat digunakan sebagai bahan baku atau penolong untuk keperluan proses produksi industry dan apabila disimpangkan dapat digunakan dalam memproses pembuatan narkotika dan atau psikotropika.

Sesuai dengan ketentuan Internasional menurut Konvensi PBB pada tahun 1988, tentang pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika dan Psikotropika jenis prekursor yang diawasi secara internasional ada 23 jenis. Sedangkan dalam lingkup nasional sesuai Surat Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI tentang pemantauan dan Pengawasan Prekursor ditetapkan 15 jenis precursor yang diwajibkan menggunakan SPI/SPE untuk mengimpor/ mengekspor perkursor.


Versi PBB:
    efedrin,
    ergometrin,
    ergotamin,
    asam lisergat,
    1-fenil-2-propanon,
    anhidrida asetat,
    aseton,
    asarm antranilat,
    etil eter,
    asam fenil asetat,
    piperidin,
    asam N-asetil antranilat,
    isosarfol,
    3,4-metilendioksifenil-2-propanon,
    piperonal,
    safrol,
    toluen,
    asam sulfat,
    kalium permanganat,
    metal etil keton,
    asam
    klorida,
    norefedrin.

Versi BPOM:
    anhidrida asetat,
    asam fenilasetat,
    asam lisergat,
    asam N- asetil antranilat,
    efedrin,
    ergometrin,
    ergotamin,
    1-fenil-2-propanon,
    isosafrol,
    kalium
    permanganat,
    3,4-metilendioksi feni 2-propanon,
    norefedrin,
    pseudoefedrin,
    safrol.
Kenapa perlu diawasi? Karena dapat digunakan untuk membuat narkotika dan atau psikotropika. Bahaya!

Pengawasan Prekursor
Secara mudah tujuan pengawasan prekursor adalah mengamankan masyarakat dari bahayanya namun tetap menjamin pemenuhan kebutuhan yang legal sesuai hukum yang berlaku. Misalkan terpenuhinya prekursor untuk industry farmasi dan non farmasi, kepentingan pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan. Selain daripada itu prekursor sangat berpotensi disimpangkan penggunaanya, diedarkan secara ilegal untuk mafia narkoba.

Prekursor juga hanya boleh diimpor atau diekspor oleh importir dan eksportir tertentu. Untuk prekursor non farmasi hanya boleh diimpor oleh importir tertentu prekursor setelah mendapatkan rekomendasi dari Bareskrim dan BNN untuk pedagang, sedangkan untuk industry setelah mendapatkan rekomendasi dari Industri Argo dan Kimia (IAK). Untuk ekspor prekursor non farmasi hanya boleh diekspor oleh eksportir tertentu prekursor setelah mendapatkan rekomendasi dari Bareskrim dan BNN. Begitu juga dengan impor dan ekspor prekursor farmasi  harus diimpor oleh importir tertentu/ importir produsen farmasi serta eksportir farmasi.

Prekursor ini diawasi oleh beberapa instansi di Indonesia, diantarnya: Bea Cukai, Badan POM, Deperdag, Depkes, BNN Satgas Prekursor, Dit IV Bareskrim dan Deperind.

Terkait dengan kegiatan ekspor impor prekursor yang legal (memenuhi persyaratan hukum) ada kodifikasi untuk masing-masing jenis. Harmonized System memuat prekursor tersebut dalam daftar kode HS yang bisa dilihat disini.

Mari kita perangi narkoba, lindungi masa depan bangsa ini, lindungi generasi muda!

24 comments:

  1. Replies
    1. Hahaha.. :>) ampun brooo.... jangan donk

      Delete
  2. Cara beli toner printer murah rajatintaprinter.com

    ReplyDelete
  3. ada gak cara menetralisir bagi sipengguna....mksudnya pada saat digunakan meth menjadi netral atw tak berfungsi.....trims.....infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minum susu putih atau susu beruang aj.. Biar cpet

      Delete
    2. Setau saya susu gak bisa bikin netral efek meth deh, klo susu beruang itu untuk penggunaan extacy bisa berfungsi cepat..tapi kalo untuk meth harus menggunakan obat dokter khusus pecandu narkoba..

      Delete
    3. makan permen karet terus paksain makan coba aja itu ilmu yang saya dapat kan

      Delete
    4. Kmu cari air kelapa hijau llu km ksih sedikit garam

      Delete
    5. dulu saya pecandu juga , untuk menetralkan efek sabu cukup paksakan minum cappucino/susu putih .hindari minuman soda atau minuman ber energi seperti X.trajoss dan kratingdaeng

      Delete
  4. Untuk pemesanan atau mau jadi kaki saya bisa hubungi saya 085700310883

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gila.. Kebal hukum. Lo bro...
      Jiaah...
      Testernya dulu donk
      Wkwkwkwk

      Delete
  5. Bagi yang ingin tahu resep lengkapnya ke andry.khaizar@gmail.com

    ReplyDelete
  6. Bagi yang ingin tahu resep lengkapnya ke andry.khaizar@gmail.com

    ReplyDelete
  7. Jual bahan kimia pro analis dan teknis 081383163811muhammad jaelani

    ReplyDelete
  8. Bagi agan - agan yang ingin berhenti nyabu tanpa rehabilitasi, kini telah ada cara untuk berhenti total nyabu tanpa rehabilitasi. Jika ingin tahu lebih jelas, baca langsung artikelnya ( http://www.beniherbal.com/cara-mudah-berhenti-nyabu/ )

    ReplyDelete
  9. Buat yg serius gw kasih tau cra produksi 082133549248

    ReplyDelete
  10. W buat gagal, malah jdi cair, bukan cristal

    ReplyDelete

Blog Stats